Pengagum Lautan

Aku memiliki sebuah keinginan. Keinginan yang entah bagaimana caranya suatu saat harus dipenuhi. Entah bagaimana caranya. Harus. Terpenuhi. Terlaksanakan. Entah bagaimana caranya.

Suatu hari aku ingin berenang di tengah lautan luas sendirian, tanpa pelampung atau alat bantu berenang lainnya. Tanpa ada satu orang pun yang menemani. Hanya aku, lautan beserta isinya, langit, matahari, dan suara angin. Berenang bebas tanpa batasan. Batasan waktu, batasan berupa peraturan, serta batasan-batasan lainnya. Merasakan kebebasan dan ketidakterbatasan di tengah lautan. Mendengar percikan air yang ditimbulkan oleh gerakan tubuh saat mencoba tetap mengapung diatas air. Menikmati cahaya matahari yang menyentuh kulit. Menggenggam air dan merasakannya di telapak tangan. Berenang kesana kemari. Menyapa burung-burung yang terbang diatas kepala dan ikan-ikan yang berenang di bawah kaki. Tanpa batasan serta peraturan apapun. Tanpa siapapun yang perlu repot-repot diajak mengobrol. Menikmati ketenangan luar biasa dan kesendirian yang menyenangkan.

Entah bagaimana caranya suatau hari saya akan berenang di tengah laut bebas. Entah bagaimana caranya, pengagum lautan akan menyapa.